Efek Black Friday Di Inggris

Black friday memicu terjadinya lonjakan belanja konsumen. Teutama pada bulan November lalu. Dimana banyak pengecer yang mengadopsi gaya promosi Black Friday kebanjiran pembeli.

Di Inggris sendiri indeks pengeluaran VISA United Kingdom menunjukkan bahwa peningkatan yang sangat signifikan terjadi pada tahun ini. dimulai dari bulan Agustus lalu, kenaikan pengeluaran diperkirakan mencapai 2% pasca inflasi, hal ini lebih baik dibandingkan bulan Oktober yang mencatakan kenaikan hanya 1,4%.
Bahkan beberapa pekan yang lalu, Bank Of England mengatakan masyarakat yang meminjam uang meningkat cukup tajam. tahun ini merupakan tahun dimana jumlah peminjam melebihi tahun-tahun sebelumnya.

Dengan Natal yang akan hadir sebentar lagi, tampaknya selera konsumen tetap positif dimana mereka berbelanja secara rutin dengan peningkatan yang signifikan. hal ini diperkirakan karena adanya efek Black Friday yang kemudian diikuti oleh periode Natal.

Tahun ini merupakan tahun terbesar para pedagang eceran di Inggris. dimana mereka kedatangan konsumen dengan jumlah yang tidak pernah terjadi pada tahun-tahun sebelumnya.

Namun hal sebaliknya terjadi pada online shop dimana bulan lalu online shop mencatatkan penjualan yang tidak terlalu menggembirakan. karena terjadi penurunan sejak bulan Oktober.

Berdasarkan data yang ada. pertumbuhan paling signifikan terlihat pada beberapa sektor seperti Hotel, Restoran dan Bar. dimana kenaikannya mencapai 10% lebih tinggi dari tahun lalu. Sedangkan untuk lini yang lain bisnis Penata Rambut dan Perhiasan merupakan sektor yang meraup untung paling banyak pada tahun ini.