Spesifikasi, Review, Harga, Serta Kelebihan dan Kekurangan Xiaomi Redmi 3 Pro

Saya memang tidak terlalu banyak mengikuti perkembangan smartphone saat ini. Namun, Saya cukup tertarik dengan beberapa vendor yang menawarkan smartphone berkualitas dengan harga yang cukup murah. Contoh saja, ketika pertama kali Asus mengeluarkan Zenfone, Saya benar-benar tertarik dan terus mengikuti beritanya hingga kemudian membeli Zenfone 5. Hingga satu tahun kemudian, saya tertarik dengan ponsel keluaran Huawei dan Infinix yang pada akhirnya, kedua smartphone tersebut tidak masuk ke dalam kantong saya karena saya menjatuhkan pilihan pada Xiaomi Redmi Note 2. Setelah beberapa bulan, smartphone tersebut saya pindah tangankan dan kemudian saya beralih membeli Xiaomi Redmi 3 Pro. Yang sejatinya juga saya berikan kepada ayah saya, setelah saya gunakan kurang dari 2 bulan. Dari pengalaman menggunakan smartphone Xiaomi Redmi 3 Pro saya ingin berbagi sedikit pengalaman dengan kamu yang mungkin saat ini sedang bingung, apakah harus membeli smartphone ini atau memilih yang lain.


Kelebihan dan kekurangan Xiaomi Redmi 3 Pro


Menurut saya, kelebihan Xiaomi Redmi 3 Pro terletak pada memori internalnya yang cukup luas. Mencapai 32GB. Memiliki RAM 3GB, prosesor quad-core 1,5 GHz Cortex-A53 - quad-core 1,2 GHz Cortex-A53, Baterai yang dimilikinya cukup besar dan mampu bertahan berhari-hari. Harganya murah hanya dua jutaan, memiliki body berbahan metal yang walaupun tidak meliputi seluruh bodi terutama bagian atas dan bagian bawah, namun terkesan sangat premium dan berkelas dan terdapat fingerprint yang cukup responsif. Disamping itu, ada beberapa kelemahan Redmi Note 3 Pro berdasarkan pengalaman menggunakan smartphone ini walaupun hanya beberapa bulan. Kelemahan yang pertama adalah, auto brightness smartphone ini tidak responsif terutama saat kita menggunakannya di dalam ruangan dan di tempat-tempat gelap. Walaupun sudah di-setting sedemikian rupa. Kelemahan yang lainnya adalah, kesulitan saya dalam mengupdate sistem operasi terbaru. Saat digenggam, smartphone ini terasa licin. Antarmuka yang ditampilkan terasa kurang menarik mengingat ada beberapa dialog yang tulisannya tidak terlihat. Saat di charge smartphone lumayan panas. Jadi tidak nyaman digunakan sambil nge-charge. Jika melihat ulasan saya di atas, terlihat lebih banyak kelebihan yang dimiliki oleh smartphone ini yang saya rasakan dibandingkan dengan kekurangannya. Secara, dengan harga hanya 2 jutaan saja, kita bisa merasakan sensasi smartphone dengan fitur yang sangat lengkap serta terlihat gaya dan elegan.

Spesifikasi Xiaomi Redmi 3 Pro


smartphone ini menggunakan sistem operasi Android v.5.1 Lollipop. Sistem operasi tersebut terasa cukup lancar saat digunakan, normalnya memakan sekitar 1 Giga RAM. Masih cukup lowong mengingat smartphone ini memiliki RAM 3GB Sekalipun kita gunakan untuk membuka beberapa aplikasi sekaligus. Di bagian chipset, Redmi 3 Pro menggunakan Qualcomm MSM8939v2 Snapdragon 616. Prosesornya memiliki 8 inti yang terbagi menjadi, quad-core 1,5 GHz Cortex-A53 dan quad-core 1,2 GHz Cortex-A53. Di bagian grafis, Xiaomi mempercayakan Adreno 405. Pengalaman saya menggunakan smartphone ini bermain game cukup memuaskan. Bahkan game-game berat seperti Asphalt dan lain-lain bisa dilibas dengan mulus. Seperti yang telah diungkapkan sebelumnya, smartphone ini membawa memori internal sebesar 32GB yang masih bisa diperluas dengan memori eksternal. Memori eksternal yang bisa kita sematkan maksimal 256 GB menggunakan slot Sim Card kedua.

 

Kamera


Kamera yang dimiliki oleh smartphone ini di bagian belakang tidak bisa dikatakan istimewa walaupun resolusinya mencapai 13 megapixels. Gambar yang dihasilkan terlihat kurang maksimal apalagi saat digunakan di ruangan yang minim cahaya. Begitu juga dengan kamera depan yang hanya 5 Megapixel, terasa kurang maksimal saat digunakan mengambil foto selfie atau saat digunakan melakukan video call. Overall, dengan harga 2 jutaan, kamera tersebut lebih dari cukup.


Jaringan dan konektivitas


Teknologi jaringan yang digunakan smartphone ini adalah GSM dengan perpaduan CDMA, HSPA, evdo dan LTE. Jenis singkat yang digunakan adalah nano-sim. Slotnya ada di sisi sebelah kiri yang bisa kita keluarkan dengan menggunakan alat khusus untuk menekan lubang yang ada hingga sholat singkat tersebut keluar. Sayang sekali smartphone ini tidak menyertakan konektivitas seperti near field communication. Namun Redmi 3 Pro sudah mendukung bluetooth v4.1, menyertakan radio FM, infrared, dan Wi-Fi 802.11 b/g/n.


Desain Redmi 3 Pro


smartphone ini memiliki kesan yang sangat menarik karena sudah menggunakan body berbahan metal. Di bagian sisinya sudutnya dibuat membulat sehingga terasa nyaman saat digenggam dan solid. Namun sayangnya, smartphone ini terasa licin. Dimensi smartphone juga terkesan kompak walaupun memiliki layar 5 inches. Keseluruhan dimensi body smartphone ini 139,3 x 69,6 x 8,5 mm. Bobotnya juga sangat ringan hanya 144 gram. Di bagian layar, smartphone ini tidak dilindungi oleh Corning Gorilla Glass. Menurut beberapa kabar, Xiaomi menggunakan pelindung lain berupa Dragontrail yang juga terkesan kokoh dalam melindungi layar dari goresan benda-benda tajam.


Fitur


Salah satu fitur menarik yang dimiliki oleh smartphone Xiaomi Redmi 3 Pro adalah fingerprint yang ada di bagian belakang. Tempatnya sangat pas. Terasa begitu alami saat kita menggenggamnya, membuat jari kita secara otomatis berada di fingerprint scanner tersebut. Fitur lain yang juga menarik adalah fast battery charging. Dengan baterai yang super besar mencapai 4100 mAh, sangat wajar apabila Xiaomi menyertakan fitur ini. Dari posisi kosong hingga penuh, membutuhkan waktu 3 jam untuk mengisinya.


Harga Xiaomi Redmi 3 Pro


Seperti yang saya ungkapkan sebelumnya, bahwa harga smartphone Xiaomi Redmi 3 Pro tidak terlalu mahal. hanya 2 jutaan saja. Secara pribadi, dengan harga 2 jutaan saya sendiri merasakan kepuasan saat menggunakan smartphone ini dan berencana untuk membelinya kembali.