Belajar Strategi Bisnis Properti yang Sukses di Era Digital dari Joeragan Properti
Surabaya, sore ini...
Saya menatap blueprint proyek terbaru yang menunggu untuk dieksekusi. Secangkir kopi hitam menemani, tapi benak saya masih terus memikirkan satu pertanyaan ini, “bagaimana caranya supaya bisnis yang saya jalankan sekarang, nggak cuma bisa bertahan, tapi juga bisa berkembang di tengah persaingan yang semakin ketat?”
Sebagai orang yang sudah lama berkecimpung di dunia properti, saya lebih dari sekedar sadar dan mengetahui bahwa pasar (properti) sekarang itu berubahnya sangat cepat.
Dulu, kalau kita mau jual rumah, cukup pasang iklan di koran atau spanduk di pinggir jalan sudah beres. Tapi sekarang? Masyarakat justru lebih suka mencari rumah lewat hp, lewat Instagram, TikTok, atau lewat platform digital seperti website yang bisa diakses kapan saja.
Kalau saya tetap pakai cara lama, jelas saya bakal kalah sebelum bertarung. Saya tidak mau jadi pengusaha yang kalah sebelum bertarung. Saya ingin bisnis yang saya geluti saat ini bisa berkembang. Dan, menurut saya, salah satu kuncinya adalah, saya harus siap beradaptasi.
Di tengah proses mencari jawaban, saya menemukan cerita menarik dari Instagram @indibizcare tentang Joeragan Properti, salah satu perusahaan properti terbesar di Aceh.
Unggahan tersebut memberikan saya inspirasi yang sekaligus membuka mata saya tentang pentingnya digitalisasi untuk mengubah arah bisnis agar bisa bertahan dan juga berkembang di era modern seperti sekarang ini.
Transformasi Digital di Joeragan Properti Jadi Contoh Bisnis Modern
Ceritanya...
Joeragan Properti adalah perusahaan yang bergerak di bidang pengembangan perumahan, konstruksi, hingga hingga interior.
Mereka memutuskan untuk masuk ke dunia digital sejak awal dengan menggunakan Wifi Managed Service dari Indibiz guna memastikan operasional lancar tanpa hambatan.
Alasan utama mereka menggunakan wi-fi internet bisnis dari Indibiz adalah untuk mendukung kelancaran dalam pengelolaan berbagai lini bisnis. Mulai dari, Joeragan Residen, Joeragan Kosan, hingga Joeragan Konstruksi.
Saya bisa membayangkan bagaimana pentingnya peranan koneksi internet yang stabil dalam bisnis yang mereka jalankan. Kalau melihat skala bisnis yang mereka jalankan, tanpa dukungan internet bisnis yang stabil dan kencang, saya yakin koordinasi antar tim bisa kacau, update proyek lambat, dan meeting dengan klien bakal tertunda.
Tapi dengan internet bisnis yang stabil, mereka bahkan bisa memonitor CCTV 24 jam dengan mudah, memastikan keamanan proyek, dan bisa memberikan respon cepat kepada klien.

Kisah mereka ini benar-benar menginspirasi, dan membuat saya berpikir kalau perusahaan sebesar Joeragan Properti saja mau menaruh perhatian serius pada digitalisasi, kenapa saya harus ragu melangkah ke arah yang sama?
Langkah yang Akan Saya Ambil Setelah Mendapat Inspirasi dari Joeragan Properti
Setelah mendengar kisah mereka, saya mulai menyusun langkah-langkah strategis agar bisnis properti yang sedang saya kembangkan bisa naik level. Mulai dari,
1. Digitalisasi Marketing dan Layanan
Kita semua tahu kalau dunia pemasaran saat ini sudah mulai beralih dari dunia pemasaran konvensional ke ranah digital. Karena itu, saya tertarik untuk membangun website profesional yang bisa saya gunakan untuk menampilkan semua proyek lengkap dengan foto berkualitas, harga, hingga fitur virtual tour.
Selain itu, saya juga berencana untuk mengoptimalkan media sosial, tidak hanya untuk promosi, tapi juga untuk edukasi. Misalnya, untuk memberikan tips properti, tren desain interior, hingga insight tentang investasi properti.
Langkah ini persis seperti yang dilakukan Joeragan Properti, yang aktif memanfaatkan internet bisnis untuk memudahkan akses informasi bagi calon pembeli.
2. Menguatkan Pondasi Operasional dengan Teknologi
Bisnis properti itu kompleks, dan keterlambatan komunikasi bisa memberikan dampak yang cukup signifikan. Komunikasi yang kami bangun selama ini menurut saya sudah cukup. Hanya saja, memang masih ada beberapa hal yang perlu ditingkatkan.
Saya teringat pada cerita Farsa, Human Capital dan General Affairs di Joeragan Properti. Dia bilang, internet stabil membuat semua proses kerja lebih efektif, mulai dari administrasi hingga komunikasi dengan klien. Itu menjadi pengingat bahwa koneksi yang andal adalah pondasi bisnis modern.
Setelah mencoba melakukan beberapa riset, saya rasa, beberapa kekurangan pada komunikasi bisa ditutupi dengan aplikasi manajemen proyek agar semua progress bisa dipantau real-time. Saya juga memastikan Customer Relationship Management (CRM) bisa berjalan optimal supaya data klien aman dan follow-up lebih terarah.
3. Investasi pada Konektivitas yang Stabil
Cerita mereka tentang penggunaan Wifi Managed Service dari Indibiz membuat saya sadar bahwa, disamping internet bisnis yang andal dan stabil, kita juga perlu mempertimbangkan faktor keamanan, konsistensi, dan dukungan operasional.
Dengan begitu, saya bisa mengatur meeting online dengan investor tanpa gangguan, mengirim file besar dengan cepat, dan bahkan mengawasi proyek lewat CCTV kapan saja. Ini adalah investasi, bukan biaya.
4. Menambah Jenis Produk atau Jasa yang Ditawarkan
Belajar dari Joeragan Properti yang mengembangkan banyak lini, saya mulai merencanakan hal serupa. Saya merasa tertarik untuk mencoba bisnis kos-kosan, dan juga masuk ke jasa interior atau konstruksi.
Saya pikir, strategi ini adalah ide yang sangat brilian karena bisa membuat bisnis menjadi lebih tangguh dan tidak hanya bergantung pada satu sumber pendapatan saja.
5. Membangun Kepercayaan Lewat Pengalaman Pelanggan
Joeragan Properti menekankan pelayanan yang solid, dan saya belajar bahwa customer experience adalah aset yang tidak boleh dikesampingkan.
Saya memastikan tim harus memberikan layanan cepat, profesional, agar bisa memberikan nilai tambah, misalnya dengan konsultasi desain gratis atau layanan after sales.
Apa yang Saya Pelajari dari Joeragan Properti?
Joeragan Properti di Aceh yang berhasil mematahkan anggapan bahwa digitalisasi hanya untuk perusahaan besar menunjukkan bahwa adaptasi teknologi adalah kunci untuk bertahan, bahkan berkembang lebih jauh.
Dengan memanfaatkan Indibiz, mereka mampu mengelola operasional dengan lebih efektif, mengawasi keamanan melalui CCTV yang aktif 24 jam, dan memastikan komunikasi tim berjalan lancar tanpa hambatan.
Yang menarik, langkah Joeragan Properti ini tidak lahir dari kebetulan. Mereka sadar bahwa dunia bisnis properti tidak lagi sekadar menjual rumah, tetapi menjual pengalaman, kecepatan layanan, dan kepercayaan.
Tentu, semua itu membutuhkan pondasi digital yang kokoh. Dengan internet yang stabil dari Indibiz, mereka mampu menciptakan efisiensi dan profesionalisme dalam setiap proses bisnisnya.
Dari kisah ini, saya belajar bahwa perubahan itu tidak hanya soal mengikuti trend saja, tapi soal keberlanjutan. Jika kita enggan memulai, kita hanya memberi ruang untuk kompetitor mengambil posisi kita.
Teknologi bukan lagi “nanti kalau sudah besar baru pakai,” tapi harus menjadi fondasi sejak awal. Singkatnya, digitalisasi itu bukan lagi pilihan yang ke sekian, melainkan salah satu kebutuhan utama. Joeragan Properti sudah membuktikannya, dan hasilnya. Mereka mampu memperluas layanan hingga ke berbagai lini, dari perumahan hingga konstruksi.
Sekarang pertanyaannya, apakah kita siap mengambil langkah yang sama? Karena di era ini, yang berani beradaptasi akan bertahan, dan yang lambat akan hilang dari peta persaingan. Jangan tunggu sampai terlambat. Mulailah menyiapkan bisnis kita untuk masa depan, seperti yang sudah dilakukan oleh mereka yang berani mengambil keputusan hari ini. Karena sejatinya, kesuksesan selalu berpihak pada mereka yang berani berubah.
Post a Comment for "Belajar Strategi Bisnis Properti yang Sukses di Era Digital dari Joeragan Properti"